; Jangan Salah Hitung Kurs RMB Saat Membayar Supplier China

Cek Artikel yang Trending pada halaman Blog

Jangan Salah Hitung Kurs RMB Saat Membayar Supplier China

Jangan Salah Hitung Kurs RMB Saat Membayar Supplier China

Ketika membeli barang dari supplier China, harga produk biasanya ditampilkan menggunakan mata uang Renminbi (RMB) atau yuan.

Bagi importir Indonesia, nilai tersebut perlu dikonversi ke rupiah untuk mengetahui jumlah pembayaran yang harus disiapkan.

Namun, perhitungan pembayaran tidak selalu cukup dilakukan dengan mengalikan harga barang menggunakan kurs yang ditemukan di internet.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar biaya transaksi dapat dihitung dengan benar.

Mengapa Kurs RMB Penting dalam Bisnis Impor?

Perubahan nilai tukar dapat memengaruhi modal pembelian.

Misalnya Anda membeli barang senilai 5.000 RMB.

Jika kurs yang digunakan Rp2.300 per RMB, maka nilai konversinya adalah Rp11.500.000.

Namun, jika kurs menjadi Rp2.400 per RMB, nilai konversinya meningkat menjadi Rp12.000.000.

Dari contoh tersebut terlihat perbedaan Rp500.000 untuk jumlah RMB yang sama.

Angka kurs di atas hanya digunakan sebagai ilustrasi perhitungan, bukan kurs transaksi terkini.

Bedakan Kurs Referensi dan Kurs Pembayaran

Kurs yang muncul di mesin pencari atau aplikasi keuangan belum tentu sama dengan kurs yang diterapkan oleh penyedia jasa pembayaran.

Metode pembayaran, waktu transaksi, biaya konversi, dan ketentuan penyedia layanan dapat memengaruhi jumlah rupiah yang dibayarkan.

Karena itu, mintalah informasi kurs yang berlaku saat akan melakukan pembayaran.

Hitung Biaya Layanan

Selain nilai konversi, mungkin terdapat biaya jasa pembayaran.

Contohnya:

  • Nilai transaksi: 3.000 RMB.

  • Kurs ilustrasi: Rp2.350 per RMB.

  • Nilai konversi: Rp7.050.000.

  • Biaya layanan: Rp50.000.

  • Total pembayaran: Rp7.100.000.

Jika membeli 100 pcs produk, biaya pembayaran yang dialokasikan adalah Rp71.000 per pcs.

Nilai tersebut belum termasuk ongkir dan komponen biaya impor lainnya.

Periksa Nominal Final dari Supplier

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan total pesanan sudah benar.

Periksa apakah supplier telah memasukkan diskon, biaya pengiriman lokal, serta perubahan jumlah atau varian barang.

Jika supplier memberikan penawaran baru, gunakan nominal final yang telah disepakati.

Jangan Mengandalkan Perkiraan Lama

Kurs dan biaya layanan dapat berubah.

Perhitungan yang dibuat beberapa hari sebelumnya belum tentu sesuai dengan jumlah pembayaran saat transaksi dilakukan.

Karena itu, konfirmasi ulang total rupiah sebelum mentransfer dana.

Simpan Catatan Kurs dan Pembayaran

Pencatatan membantu importir mengetahui berapa kurs efektif yang digunakan untuk setiap transaksi.

Simpan informasi nominal RMB, total rupiah, biaya layanan, tanggal pembayaran, serta bukti transaksi.

Data tersebut berguna ketika menghitung modal aktual dan membandingkan biaya antartransaksi.

Kesimpulan

Kurs RMB merupakan salah satu komponen penting dalam perhitungan pembelian barang dari China.

Perubahan nilai tukar, biaya layanan, dan nominal pesanan dapat memengaruhi modal yang dikeluarkan.

Dengan memeriksa kurs dan menghitung seluruh biaya pembayaran, importir dapat membuat anggaran yang lebih akurat sebelum menyelesaikan transaksi.



Leave a Reply

Jangan ragu menghubungi kami untuk menggunakan JasaAlipay.id

JasaAlipay.id